Washington,LiputanIslam.com-Donald Trump mengecualikan Israel dari program pemangkasan anggaran AS. Kemenlu AS menyatakan, dalam anggaran baru yang diajukan Trump, bantuan AS untuk Rezim Zionis tak akan dikurangi.

Kamis (16/3), Mark Tunner, jubir Kemenlu AS, mengatakan kepada para wartawan,”Bantuan kami untuk Israel sudah dijamin. Ini menunjukkan komitmen kami terhadap sekutu terkuat AS.”

Kemenlu AS juga mengumumkan, tingkat bantuan AS untuk sejumlah negara seperti Mesir dan Yordania masih dikaji. Semua yang berkaitan dengan anggaran akan menjadi jelas dalam beberapa bulan ke depan.

Trump mengajukan usulan anggaran sebesar 1,1 trilyun dolar untuk tahun finansial 2018.

Menurut laporan, dalam anggaran yang diajukan Trump ke Kongres AS, anggaran Kemenlu dan organisasi lingkungan hidup dikurangi hingga 30 persen. Sedangkan anggaran untuk Kemenhan meningkat dan mencapai angka 54 milyar dolar.

Trump mengajukan anggaran sebesar 3,1 milyar dolar untuk hal yang disebutnya sebagai “program keamanan Israel.”

Berdasarkan laporan Kongres AS, Rezim Zionis adalah negara asing yang menerima bantuan terbesar dari AS sejak Perang Dunia II hingga kini.

Sejak tahun 1962, bantuan AS untuk Israel telah menembus angka 124,3 milyar dolar.

Di masa pemerintahan George W. Bush dan berdasarkan perjanjian selama 10 tahun yang akan berakhir 2018 nanti, AS memberikan bantuan 3,1 milyar dolar per tahun kepada Israel.

Pada September 2016 lalu, Washington dan Tel Aviv menyepakati paket bantuan militer baru senilai 38 milyar dolar untuk periode 10 tahun.

Berdasarkan kesepakatan ini, AS mesti memberikan bantuan 3,8 milyar dolar per tahun kepada Israel. Jumlah ini lebih banyak dari yang selama ini diberikan kepada Tel Aviv. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL