pangeran muqrinRiyadh, LiputanIslam.com — Mantan Wakil Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muqrin bin Abdulaziz tidak menutupi lagi bahwa rezim Saud telah mempersenjatai teroris di wilayah tenggara Iran, Provinsi Sistan-Baluchestan.

“Kami telah mengirimkan perlengkapan militer untuk kelompok militan di Provinsi Sistan-Baluchestan untuk menakut-nakuti penguasa Iran,” ujar Turki bin Nasser bin Abdulaziz, yang mengutip pernyataan dari Pangeran Muqrin, seperti dilansir FNA (15/4/2016).

Ia menyebut bahwa Saudi telah mengirimkan senjata dalam jumlah besar untuk kelompok militan dengan penerbangan C-130 ke bandara Dalbandin, di Pakistan.

“Kelompok separatis di kota Ahwaz, Iran, juga telah dipersenjatai dalam operasi yang serupa melalui Kuwait,” tambah Pangeran Muqrin.

Pangeran Muqrin mengaku menaruh kepedulian yang tinggi terhadap operasi ini, karena menurut dia, hal ini sangat berpengaruh bagi keamanan Kerajaan Saudi.

Pengakuan ini tidaklah mengejutkan, karena beberapa waktu yang lalu perjabat tinggi pemerintah Iran sudah menyebutkan bahwa Saudi merupakan dalang di balik serangan terorisme di Iran.

Sedangkan pada bulan September lalu, pejabat tinggi pemerintah Iran menuduh Saudi telah merusak reputasi Muslim hingga begitu terpuruk.

“Insiden pembawa maut yang terjadi di Mina memang bukanlah hal yang disengaja, tetapi ketidak-mampuan rezim Saudi dalam mengelola acara begitu akut. Hal ini meningkatkan adanya keraguan dan pertanyaan, mungkin tindakan itu memang disengaja,” ujar Sekretaris Dewan Keamanan Nasional tertinggi Iran, Ali Shamkhani.

Ia juga menyoroti rezim Saudi yang begitu asyik dan disibukkan dengan perang Yaman hingga tidak mampu mengelola haji dengan benar. Menurutnya, Saudi telah merusak citra Islam sedmikian rupa, yang hanya bisa dikalahkan oleh perilaku barbar ISIS. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL