Beijing,LiputanIslam.com-Kantor berita Reuters melaporkan, lebih sepertiga dari negara-negara anggota INTERPOL memberikan suara untuk keanggotaan Palestina di organisasi internasional ini. Keputusan ini diambil dalam pertemuan anggota organisasi kepolisian antarbangsa tersebut di Beijing, Selasa (26/9).

INTERPOL melalui akun medsosnya juga menyatakan, selain Palestina, Kepulauan Solomon juga diterima sebagai anggota baru organisasi tersebut.

Kemenlu Rezim Zionis enggan berkomentar tentang keputusan tersebut. Sebelum ini, Israel menyatakan akan menunda pemungutan suara terkait keanggotaan Palestina di INTERPOL hingga tahun depan.

Para pejabat Israel mengklaim, Palestina bukan sebuah negara dan keanggotaannya di INTERPOL tidak bisa diterima.

Dalam pemungutan suara kemarin, 75 suara mendukung Palestina sebagai anggota baru melawan 24 suara menolak, sementara 34 menyatakan abstain.

Menlu Palestina, Riyadh Maliki, menyatakan,”Keberhasilan ini berkat sikap seragam yang diambil mayoritas anggota. Dalam kesempatan baik ini, Palestina menyatakan siap membantu perang melawan kriminalitas dan menegakkan aturan.”

Dewan Keamanan PBB pada 2012 meningkatkan status Palestina dari “badan pengawas” menjadi “negara pengawas nonanggota.”

Pertemuan INTERPOL di Beijing kemarin dihadiri 1000 orang dari 156 negara-negara dunia. Pertemuan ini direncanakan berlangsung hingga Jumat (29/9). (af/yjc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL