Lahore,LiputanIslam.com—Seorang aktivis terkemuka HAM asal Pakistan, Asma Jahangir, meningga di Kota Lahore pada usia ke-66. Media setempat melaporkan bahwa Jahangir meninggal di rumah sakit pada Minggu pagi (11/2) akibat gagal jantung.

“Beliau selalu berada di garis terdepan untuk menyuarakan kemajuan, bahkan di saat demokrasi sedang berada di ambang kehancuran,” kenang Sherry Rehman, teman dekat Jahangir sekaligus politisi di Parlemen Pakistan.

“Sebagai teman dekat, dialah yang mengenalkan HAM padaku saat aku masih menjadi jurnalis muda,” ucapnya kepada al-Jazeera. “Kami semua terkejut saat mengetahui bahwa sosok yang mewakili cerahnya masa depan Pakistan telah meninggal.” Tambahnya.

Semasa hidupnya, Jahangir adalah sosok yang tegas memperjuangkan hak-hak perempuan sekaligus menentang diskriminasi terhadap minoritas. Bahkan ia tak gentar menghadapi militer dan intelijen Pakistan, dengan ancaman mati, penjara, dan dibuang.

Pada tahun 2007, ia ditangkap oleh pemerintah di bawah kekuasaan militer Pervez Musharraf. (fd/al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*