Baghdad,LiputanIslam.com-Seorang pakar politik Irak menyatakan, pangkalan al-Shayrat adalah salah satu pos penting untuk melindungi ladang minyak dan gas di provinsi Homs.

“Amerika menyerang pangkalan ini guna memudahkan akses bagi ISIS dan kelompok teroris ke sumber minyak. Dengan demikian, mereka mampu memenuhi kebutuhan finansial mereka,”kata Wael al-Rikabi, dalam wawancaranya dengan IRNA, Minggu (9/4).

Menurut al-Rikabi, Amerika biasa melakukan sebuah aksi militer untuk menargetkan beberapa tujuan.

Dia berpendapat, Amerika menjadikan serangan kimia di Khan Shaykhun sebagai dalih untuk menjustifikasi agresi ke al-Shayrat.

“Serangan Amerika dan reaksi-reaksi yang muncul menunjukkan, ada pihak-pihak yang ingin Suriah tetap dilanda perang dan berniat mengaktifkan kembali kelompok-kelompok teroris di negara ini,”paparnya.

Kehendak Erdogan untuk mengadakan zona larangan terbang dan harapan Netanyahu bahwa serangan Amerika juga ditujukan kepada Iran dan Korut, disebut al-Rikabi sebagai bukti bahwa penyeru demokrasi di dunia adalah yang pertama kali melanggar demokrasi.

Pengamat politik Irak ini mengatakan, Trump memerintahkan agresi ke Suriah tanpa izin dari PBB, bahkan juga dari Kongres Amerika.

“Ini bukti bahwa serangan ini adalah keputusan personal. Dengan ini, Trump ingin memamerkan kekuasaannya. Dia menunjukkan kepada dunia bahwa dia orang gila idiot yang bertindak sesuka hatinya,”kata al-Rikabi.

Al-Rikabi menyatakan, agresi ini mementahkan prediksi para pengamat. Sebab, berdasarkan pernyataan-pernyataan Trump di masa kampanye, diduga bahwa dia akan menjadikan Saudi dan negara-negara penyokong dana teroris sebagai target serangan Amerika. Namun ternyata prediksi mereka meleset.

Al-Rikabi menegaskan, semua putra-putra muqawamah (perlawanan), baik di Suriah, Irak, atau tempat-tempat lain, mesti menggagalkan konspirasi Amerika dan para sekutunya terhadap Suriah. “Amerika harus diberi pelajaran atas kesewenangannya terhadap bangsa-bangsa lain,”pungkasnya. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL