Kuala Lumpur,LiputanIslam.com-Rabu (11/1), seorang pejabat Malaysia mengumumkan, para menlu negara-negara anggota OIC akan bertemu pekan depan di Kuala Lumpur. Pertemuan ini diagendakan untuk membahas kondisi Muslimin Rohingya.

Menurut pejabat ini, pertemuan ini akan dilangsungkan pada 19 Januari 2017 dan dipimpin Najib Razak, Perdana Menteri Malaysia. Diharapkan 56 wakil dari negara-negara anggota OIC hadir dalam pertemuan ini.

Akhir-akhir ini, Perdana Menteri Malaysia meminta agar masyarakat dunia membantu mengakhiri genosida atas etnis Rohingya di Myanmar.

Malaysia bersikap keras terhadap aksi pembersihan etnis Rohingya. Negara ini menekankan agar kekerasan atas kaum minoritas di Myanmar ini segera dihentikan.

November 2016 lalu, Malaysia memanggil dubes Myanmar sebagai bentuk protes atas kejahatan terhadap Muslimin Rohingya.

Dalam rangka ini, tim nasional sepakbola Malaysia juga membatalkan pertandingan persahabatan dengan timnas Myanmar.

Salah satu menteri Malaysia pernah meminta agar ASEAN mengkaji kembali keanggotaan Myanmar di organisasi ini.

Sejak tahun 1982, etnis Rohingya tidak mendapat hak kewarganegaraan Myanmar. Menurut PBB, etnis ini termasuk kaum minoritas yang paling banyak menjadi korban kekerasan di dunia.

Sebelum ini, PBB menyatakan bahwa pelanggaran HAM atas Muslimin Rohingya bisa dikategorikan sebagai kejahatan atas kemanusiaan.(af/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL