Washington,LiputanIslam.com-Tanggal 9 April kemarin adalah peringatan tahun ke-15 invasi AS ke Irak di masa pemerintahan George W. Bush. Dalam suasana tersebut, putra mahkota Saudi justru menemui George HW. Bush dan putranya yang kedua-duanya merupakan mantan presiden AS.

Muhammad bin Salman mengunjungi kediaman keluarga Bush di negara bagian Texas dalam sebuah jamuan mewah. Media-media Saudi turut memublikasikan foto-foto dari pertemuan tersebut.

Bush Sr. juga memposting foto dari pertemuan tersebut. Dalam foto itu terlihat Bush Sr. dan Bush Jr., Khaled bin Salman (dubes Saudi untuk AS), Muhammad bin Salman, dan Jim Baker (mantan menlu AS).

Pertemuan itu berlangsung saat Saudi menjadi pusat perhatian masyarakat AS. Para korban serangan 11 September 2001 mengadukan Saudi ke pengadilan di New York karena dianggap terlibat dalam serangan tersebut.

Menurut Daily Sabah, seminggu sebelum pertemuan tersebut, seorang hakim di New York menolak permintaan Saudi untuk mengabaikan gugatan keluarga korban 11/9. Sebanyak 15 warga Saudi termasuk di antara 19 pembajak pesawat dalam 11/9 yang terjadi di masa pemerintahan Bush Jr. itu.

Usai tersebarnya foto-foto pertemuan di atas menjelang peringatan invasi AS ke Irak, para pegiat medsos menumpahkan amarah melalui akun-akun mereka.

Said Mehran dalam akun Twitter-nya mencuit,”Para penjagal ini menumpahkan darah lebih dari dua juta warga Irak, tapi Bin Salman justru bertemu dan beramah tamah dengan mereka,”

Netizen lain dengan akun Thauq mengunggah tweet berikut:”Keluarga Bush telah membantai 2 juta muslim Irak dan Afghanistan. Siapa pun yang punya iman sedikit saja, tak akan memberi penghormatan kepada para penjagal ini sedikit pun.”

Seorang netizen asal Mesir bernama Abu Haytham Khalil dalam laman akunnya menulis:”Apa pesan yang hendak disampaikan Bin Salman saat menemui Bush Sr. yang telah menghancurkan Irak dan membunuh satu juta warga muslim Irak? Kebodohan? Pengkhianatan? Atau bahwa dia adalah abdi taat yang tak tahu agama?”

Di pihak lain, para netizen Saudi membela Bin Salman. Mereka menuduh pengkritik pertemuan tersebut sebagai pendukung Ikhwanul Muslimin! (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*