LosAngeles,LiputanIslam.com-Benyamin Netanyahu dalam sebuah pertemuan umum kelompok Yahudi di Amerika mengklaim, Iran adalah negara yang berbahaya karena sejumlah faktor.

“Iran memiliki ideologi fanatik untuk menaklukkan dunia, kekuatan yang terus bertambah, komitmen abadi untuk menghancurkan Israel, dan rencana ekspansi yang tak bisa diubah,”ujar Netanyahu.

Netanyahu menuduh Iran sebagai biang keladi meluasnya konflik di Timur Tengah, baik di Yaman, Irak, Suriah, atau Lebanon.

“Bukan hanya kami yang menyadari ancaman Iran di kawasan. Negara-negara Arab penting, termasuk Saudi, juga memiliki pandangan serupa. Mereka benar (dalam hal ini),”kata Netanyahu.

Dalam kesempatan itu, PM Rezim Zionis sekali lagi menyatakan tuntutannya agar kesepakatan nuklir Iran (JCPOA) diperbaiki atau dibatalkan sama sekali. Dia mengklaim bahwa JCPOA mengandung banyak ‘cacat.’

“Donald Trump telah memberikan peluang kepada lima negara besar dunia (Rusia, China, Jerman, dan Prancis, red) untuk menghilangkan kekurangan-kekurangan dalam kesepakatan nuklir ini,”lanjutnya.

Seperti diketahui, Amerika dan Israel mengklaim bahwa JCPOA justru memungkinkan Iran untuk memproduksi senjata nuklir. Sebab itu, mereka menuntut agar kesepakatan itu direvisi.

Namun, berbeda dengan Amerika, pihak-pihak lain dalam kesepakatan itu menyatakan bahwa JCPOA tidak perlu diubah. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL