Quds,LiputanIslam.com-Perdana Menteri Israel merobek dokumen politik Hamas, Minggu (7/5). Dia menyebutnya sebagai “dokumen yang berisi kebencian dan permusuhan.”

Netanyahu dalam pidato yang file videonya telah dipublikasikan sejumlah media, mengatakan bahwa Hamas bermaksud mengelabui dunia dengan dokumen tersebut.

“Dokumen Hamas menutup-nutupi realita dan menyatakan bahwa Israel tidak berhak memiliki eksistensi. Mereka mengatakan bahwa tiap sentimeter tanah Palestina harus dikembalikan kepada warganya,”ujar Netanyahu.

Netanyahu menegaskan bahwa Hamas tidak akan puas sebelum menghancurkan Israel. “Kenapa Hamas berkata bahwa ada kesepakatan pendapat soal pembentukan negara kecil Palestina? Tujuan kelompok ini adalah kehancuran Israel. Mereka ingin membentuk negara agar dapat membinasakan Israel,”tambahnya.

Hamas pada pekan lalu merilis sebuah dokumen yang terdiri dari 42 pasal. Dokumen politik ini berisi tentang profil Hamas, negeri dan rakyat Palestina, Islam dan Palestina, Quds (Baitul Maqdis), para pengungsi dan hak mereka untuk pulang, proyek Zionis, sikap Hamas terhadap Rezim Zionis, rencana perjuangan dan pembebasan Palestina, sistem politik Palestina, bangsa Arab dan umat Islam, serta masalah-masalah internasional dan kemanusiaan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL