TelAviv,LiputanIslam.com-Situs Middle East Online mengabarkan, perdana menteri Israel tengah mencari dukungan dari negara-negara besar dunia untuk Barzani. Netanyahu ingin agar Kurdistan tidak ingin kalah lebih banyak setelah kehilangan wilayahnya di Irak.

Situs ini menyatakan, Israel adalah satu-satunya rezim yang mengakui pemisahan diri Kurdistan dari Irak. Rezim Zionis menganggap etnis Kurdi di Irak, Suriah, Turki, dan Iran sebagai tameng mereka di hadapan musuh.

Para pejabat Israel menyatakan, Netanyahu telah menyinggung hal ini dalam perbincangan teleponnya dengan Angela Merkel (Kanselir Agung Jerman), pejabat Prancis, dan Vladimir Putin (presiden Rusia).

Berdasarkan keterangan dari sebuah sumber anonim Israel, rezim ini memiliki kepentingan keamanan di Kurdistan lantaran kedekatannya dengan Iran dan Suriah.

“Kurdistan adalah sebuah titik strategis. Israel ingin agar Kurdistan Irak memiliki sarana cukup untuk melindungi diri mereka,”ujar sumber ini.

“Idealnya mereka (orang-orang Kurdi) diberi senjata atau sejenisnya. Tapi tentu saja kami tidak bisa memberikan bantuan semacam ini kepada mereka,”lanjutnya.

Middle East Online menuturkan, Israel telah menjaga hubungan dagang, intelijen, dan militernya dengan etnis Kurdi sejak dekade 60 hingga sekarang. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL