TelAviv,LiputanIslam.com-Harian Haaretz melaporkan, setelah bertemu dengan presiden Prancis, Emmanuel Macron, Benyamin Netanyahu menyatakan penentangannya terhadap gencatan senjata di selatan Suriah. Dia mengklaim, kesepakatan Rusia dan Amerika ini justru akan memperkuat posisi Iran di Suriah.

Dua pekan lalu, Amerika dan Rusia sepakat untuk mengadakan gencatan senjata di kawasan-kawasan dekat Dataran Tinggi Golan dan perbatasan Suriah dengan Yordania.

Seorang pejabat Israel dalam wawancara dengan Haaretz menyatakan, gencatan senjata di selatan Suriah adalah kesepakatan yang buruk, sebab perjanjian itu mengabaikan kebutuhan-kebutuhan keamanan Israel.

Pejabat Israel yang enggan disebut namanya ini mengklaim, Iran bukan hanya mengirim para konsultan militernya ke Suriah saja, tapi juga mengirimkan perangkat-perangkat militer serta membangun pangkalan udara dan laut di negara tersebut. Dia berpendapat, Iran sedang berupaya memperluas eksistensi militernya di Suriah. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL