TelAviv,LiputanIslam.com-PM Israel dalam wawancara dengan harian berbahasa Ibrani, Maariv, menjelaskan garis-garis besar “Kesepakatan Abad Ini.”

“Kami tak akan membagi-bagi Yerusalem (al-Quds). Kehadiran permanen kita di barat Yordania adalah tonggak kekuatan Israel yang harus terus dimiliki dalam kondisi apa pun,”ujar Benyamin Netanyahu kepada Maariv.

Netanyahu juga menyatakan, Israel akan mempertahankan kekuasaannya di semua kawasan barat Yordania. Ini pun merupakan salah satu konten dari Kesepakatan Abad Ini.

“Kita tak akan menghapus satu pun pemukiman Yahudi (di kawasan barat Yordania),”tandas Netanyahu.

“Deal of Century” adalah proyek yang diusulkan pemerintah AS dan Rezim Zionis, serta didukung Arab Saudi. Proyek ini diarahkan untuk mengakhiri konflik Israel dengan Palestina, juga merupakan mukadimah untuk normalisasi hubungan Arab-Israel.

Berdasarkan proyek ini, masalah para pengungsi Palestina akan ‘ditangani’ dengan “tanah air pengganti” di luar Palestina Terjajah. Sementara itu, hak mereka untuk kembali ke Palestina akan dihapus selamanya.

Masih berasaskan proyek Deal of Century, pemerintah Palestina hanya diperkenankan untuk dibentuk di Jalur Gaza, serta sektor A, B, dan sebagian dari sektor C di Tepi Barat. Nasib al-Quds dan para pengungsi Palestina akan ditunda hingga perundingan yang akan datang.

Sebagai langkah terakhir, “perdamaian” antara Rezim Zionis dengan negara-negara Arab, yang dipimpin Saudi, akan dimulai. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*