Tel Aviv,LiputanIslam.com-Setelah mengakui serangan Israel ke wilayah Suriah, Benyamin Netanyahu, PM Israel, menyatakan pihaknya akan melanjutkan serangan terhadap Hizbullah di tanah Suriah.

Jumat (17/3), jet-jet Israel melanggar wilayah udara Suriah dan membombardi sejumlah daerah di dekat Palmyra.

Pemerintah Suriah menyatakan, serangan balasan militer negara ini merontokkan sebuah jet musuh dan merusak jet lainnya.

Sabtu (18/3), Netanyahu mengklaim bahwa jet-jet Israel menargetkan konvoi persenjataan Hizbullah.

“Selama kami mengidentifikasi adanya upaya pendistribusian senjata modern untuk Hizbullah dan operasi untuk menghadangnya bisa dilaksanakan, kami akan mengeksekusinya. Inilah yang kami lakukan hingga saat ini dan di masa mendatang,”ujar Netanyahu.

Militer Suriah menyebut serangan udara Israel sebagai “usaha gagal” untuk membantu kelompok teroris ISIS.

Israel menyokong para teroris di Suriah dengan melakukan serangan udara atas Hizbullah dan militer Suriah, juga dengan merawat pasukan oposisi di Golan.

September lalu, seorang anggota Knesset Israel menyatakan, Tel Aviv secara langsung telah membantu Jabhat al-Nusra di dataran tinggi Golan.

Menurut laporan Haaretz, Akram Hasson mengunggah pesan di akun Facebook-nya bahwa Jabhat Fath al-Syam membombardir desa Deruz di Golan dengan dukungan Avigdor Lieberman, Menteri Pertahanan Israel.

Hingga kini, Israel berkali-kali menyerang sejumlah kawasan di Suriah, tapi biasanya menyatakan tidak bertanggung jawab. Pada April 2016 lalu, untuk pertama kalinya Netanyahu mengakui serangan Rezim Zionis terhadap konvoi Hizbullah. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL