Beirut,LiputanIslam.com—Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Hizbullah Lebanon mengatakan bahwa AS-lah yang telah menciptakan kelompok teroris ISIS dan telah memberikan izin kepada negara-negara regional di kawasan Teluk untuk memberikan bantuan dana kepada kelompok militan takfiri ISIS.

Sayyed Hassan Nasrallah menyampaikan hal tersebut saat melakukan siaran langsung pada Selasa malam (11/7), beberapa saat setelah Irak berhasil memperoleh kemenangan atas ISIS di Mosul. Selain itu, Nasrallah juga memuji tentara Syiah Irak sebagai pemegang peranan inti dalam mengusir ISIS dari Mosul.

Kelompok Hashd al-Sha’abi bersama dengan tentara Irak telah melakukan pembersihan atas ISIS semenjak operasi di Mosul, 17 Oktober 2016 dilakukan.

Nasrallah juga menentang klaim yang disampaikan oleh tentara AS bahwa pertempuran melawan kelompok teroris akan menghabiskan waktu bertahun-tahun dan hanya akan berhasil berkat kerjasama masyarakat internasional.

Pemimpin Lebanon juga mengecam beberapa media Arab yang terus memicu sekretarianisme serta mendorong kelompok-kelompok teroris untuk menbantai orang-orang tak bersalah.

Ia juga memuji warga Irak karena telah bersatu untuk bertempur melawan terorisme. Ia mencatat bahwa fatwa keagamaan yang disampaikan oleh ulama tertinggi Irak, Ayatullah Ali al-Sistani, yang dikeluarkan setelah Mosul jatuh ke tangan kelompok teroris, untuk melatih puluhan ribu warga Syiah di Irak.

Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, secara resmi mengumumkan kemenangan atas ISIS pada Senin malam lalu.

“Dengan ini saya mengumumkan kematian dan runtuhnya kerajaan teroris di Mosul,” ucap Abadi. Ia menambahkan, “ Kemenangan ini bukan soal kemenangan atas ISIS, melainkan kemenangan atas Kegelapan dan terorisme.”

Keberhasilan pemerintah atas ISIS merupakan pukulan terbesar bagi kelompok ekstremis ISIS sejak mereka mendeklarasikan tegaknya kekhalifan tiga taun lalu. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL