Vatikan,LiputanIslam.com-Pemimpin umat Katolik sedunia menganggap nama MOAB (Mother of All Bombs) untuk senjata yang dijatuhkan Amerika di Afghanistan sebagai hal memalukan.

Menurut laporan AFP, Paus Fransiskus berbicara tentang bom yang diluncurkan Amerika ke basis-basis kelompok ISIS di Afghanistan. Dia mengatakan,”Saya malu mereka menamakan bom ini sebagai ‘ibu segala bom.’ Sebab ibu adalah pemberi kehidupan, sedangkan bom justru pembawa kematian.”

“Kalau bom sudah disebut ‘ibu,’ apa yang akan terjadi di dunia ini?”tambahnya.

Pada 13 April lalu, Angkatan Udara Amerika menjatuhkan bom nonnuklir terbesar yang disebut GBU-43/B ke salah satu basis ISIS di timur Afghanistan. Serangan ini menewaskan sedikitnya 36 orang. Trump menyebut serangan ini sebuah keberhasilan lain bagi Amerika.

Pernyataan Paus Fransiskus di atas disampaikan menjelang rencana pertemuannya dengan Trump tanggal 24 Mei depan.

Sebelum ini, Paus juga pernah mengkritik pernyataan-pernyataan Trump saat kampanye pilpres Amerika. Ketika Trump berjanji akan membangun tembok pemisah di perbatasan Amerika-Meksiko, pemimpin umat Katolik ini berkata,”Orang yang bicara tentang tembok (pemisah), bukan jembatan (penghubung), tidak termasuk golongan Kristen.”

Menanggapi ucapan Paus ini, Trump mengatakan bahwa mempertanyakan keimanan seseorang yang dilakukan tokoh agama, adalah hal yang memalukan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL