St. Louis,LiputanIslam.com-Sejumlah muslimin di Amerika mengumpulkan sumbangan puluhan ribu dolar untuk merenovasi sebuah pekuburan Yahudi di St. Louis, Missouri.

Aksi sosial yang dilakukan atas nama “Muslims Unite to Repair Jewish Cemetery” ini telah dimulai sejak Selasa (21/2). Target awal program ini adalah mengumpulkan dana sebanyak 20 ribu dolar, namun hingga Rabu kemarin, jumlah sumbangan yang terhimpun telah mencapai lebih dari 57 ribu dolar.

Jumlah sebanyak ini disumbangkan oleh lebih dari dua ribu orang. Sumbangan yang terkumpul akan digunakan untuk merenovasi pekuburan bersejarah Yahudi yang dirusak minggu lalu.

Menurut laporan aparat keamanan, lebih dari 170 batu nisan di pekuburan ini telah dirusak.

Aksi vandalisme ini dilakukan di saat puluhan markas Yahudi di seluruh Amerika mendapat ancaman serangan bom.

Sejak awal tahun hingga Senin (20/2), sebanyak 45 markas Yahudi di Amerika dan Kanada telah mendapat ancaman bom setidaknya 69 kali. FBI sendiri telah memulai penyelidikan atas ancaman-ancaman ini.

Badan yang menginisiasi aksi sosial ini menyatakan,”Sebagai bentuk solidaritas dengan komunitas Yahudi Amerika, Muslimin Amerika mengecam keras pelecehan terhadap pekuburan dan aksi vandalisme ini.”

Dalam pernyataan itu juga disebutkan, sumbangan yang tersisa akan digunakan untuk merenovasi markas-markas Yahudi lain yang telah dirusak.

Badan ini menyatakan, tujuan dari aksi sosial ini adalah menunjukkan “kehidupan dan pribadi Nabi Muhammad saw.” Mereka menambahkan, sumbangan ini adalah sebuah pesan dari komunitas Muslim dan Yahudi bahwa kebencian, penghinaan, dan kekerasan tidak memiliki tempat di Amerika. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL