Baghdad,LiputanIslam.com-Mufti dan ketua Darul Ifta Ahlusunnah Irak menanggapi konferensi tentang masa depan politis Ahlusunnah di Irak yang dilangsungkan baru-baru ini di Jenewa dan Turki. Dia mengatakan,”Mereka yang hadir dalam konferensi seperti ini, akan diperlakukan seperti ISIS dan menjadi target para pejuang kebebasan Irak.”

Melalui pernyataan yang disampaikan di hadapan sejumlah suku Sunni Irak, Mahdi al-Sumaidaie memperingatkan agar para politisi provinsi Salahudin dan al-Anbar tidak menghadiri konferensi-konferensi yang diadakan di luar Irak ini.

Menurut ulama Sunni terkemuka ini, mereka yang hadir dalam konferensi di Jenewa dan Turki tidak memiliki tempat di Irak. Mereka tak akan diperkenankan memasuki wilayah-wilayah yang ditempati kaum Sunni.

Konferensi Jenewa yang didukung sebuah lembaga pembela perdamaian Amerika berlangsung pada 16 Februari 2017. Sedangkan konferensi Turki diadakan Rabu (8/3) dengan dalih menyatakan dukungan untuk Ahlussunnah di Irak.

“Irak akan tetap bersatu dan semua konferensi di luar negeri adalah buatan para antek musuh,”pungkas al-Sumaidaie. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL