Baghdad,LiputanIslam.com-Mufti Sunni Irak mengecam pernyataan PM Irak soal embargo AS atas Iran. Syaikh Mahdi al-Sumaidaei menyatakan, dirinya akan menjadi yang pertama di barisan para pembela Iran.

Dalam khotbah salat Jumat di Masjid Jami Umm al-Tabul di Baghdad, ulama berpengaruh Sunni ini menegaskan solidaritas pemerintah dan rakyat Irak untuk Iran. Dia juga mengapresiasi bantuan Republik Islam Iran dalam membantu Irak membasmi ISIS.

“Seperti yang dikatakan Syekh al-Islam kepada kita, jika  Yahudi dan Nasrani bergerak untuk memerangi Iran, ribuan penduduk Syam (Suriah) akan turun untuk membela Islam. Saya sendiri adalah orang pertama yang akan bertempur untuk membela Iran,”kata Syaikh al-Sumaidaei.

“Kita tak akan membiarkan Irak menjadi ajang untuk menyakiti rakyat di negara-negara kawasan,”lanjutnya.

Dia juga mengkritik keras orang-orang tertentu di Irak dan Dunia Arab yang hanya bungkam di hadapan tekanan AS atas Iran dan negara-negara kawasan.

Syaikh al-Sumaidaei berkali-kali menyatakan, dia berharap agar pesannya sampai ke telinga orang-orang tersebut.

Menurut laporan IRNA, para imam Jumat di berbagai kota Irak mengecam dukungan Haider al-Abadi terhadap embargo Iran. Mereka menekankan solidaritas Irak untuk pemerintah dan rakyat Iran.

Selain para politisi dan partai politik, para netizen Irak juga menyatakan dukungan untuk Iran. Mereka memviralkan hashtag “al-Abadi laa yumatsiluna” (al-Abadi bukan representasi kami) dan “mutadhamin maa al-shaab al-Irani” (solidaritas untuk bangsa Iran) sebagai bentuk dukungan untuk Teheran.

Ayatullah Muhammad Taqi Mudarrisi, seorang marja’ di Irak, dalam statemen yang dirilis Jumat (10/8) memperingatkan adanya upaya untuk memicu pertikaian antara rakyat Irak dan Iran.

Dia menegaskan, hubungan antara kedua bangsa jauh lebih kuat untuk bisa digoyahkan dengan konspirasi semacam ini. “Kami tak akan melupakan bantuan yang diberikan saudara-saudara kami di Iran di masa-masa sulit krisis ekonomi dan perang melawan terorisme,”tandasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*