Moskow,LiputanIslam.com-Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan, sebuah kelompok oposisi Suriah bernama Syabab al-Sunnah memiliki senjata kimia.

Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam jumpa pers hari Kamis (31/8) menyatakan, kelompok tersebut berniat menggunakan senjata kimia itu di provinsi Daraa dan kota-kota sekitarnya.

Kementerian Luar Negeri Rusia dalam kesempatan itu juga menyatakan, Moskow menyambut baik operasi antiterorisme tentara Suriah dan Lebanon di perbatasan kedua negara baru-baru ini.

Menurut laporan stasiun televisi al-Manar, Moskow menyebut operasi militer itu sebagai operasi istimewa. Operasi yang juga disokong Hizbullah itu berlangsung dengan lancar.

Hizbullah dalam dua pekan terakhir melakukan dua operasi dengan sandi “Fajr al-Jarud” dan “In Udtum Udna.” Mereka sukses mensterilkan perbatasan timur Lebanon dan Qalamun barat Suriah dari kelompok teroris.

Rusia Tangkap Dua Anggota ISIS

Aparat keamanan federal Rusia yang bekerjasama dengan biro intelijen negara ini berhasil menangkap dua anggota ISIS asal Asia Tengah. Kedua orang tersebut berencana melakukan aksi teror di hari Idul Adha dan awal tahun ajaran baru di Moskow.

Salah satu dari mereka diketahui telah mempublikasikan video di internet. Dalam video itu, dia menyatakan kesetiaannya kepada ISIS dan menjanjikan sebuah aksi teror di Rusia.

Orang kedua ditangkap polisi Rusia di rumahnya di salah satu daerah sekitar Moskow. Dia dilaporkan memiliki bom buatan tangan berdaya ledak tinggi, juga sejumlah bahan untuk membuat bom. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL