NewYork,LiputanIslam.com-Wakil tetap Rusia di PBB menegaskan, negara-negara yang kehadiran mereka ilegal di Suriah, harus segera angkat kaki dari negara tersebut.

“Keberadaan Rusia di Suriah adalah legal. Kami datang atas permintaan dari pemerintah sah Damaskus guna membantu mereka membasmi terorisme. Kehadiran Iran di sana juga legal,”kata Vassily Nebenzia kepada al-Sharq al-Awsat, Kamis (11/4).

Menurutnya, kendati ISIS telah digempur hebat, namun ancaman terorisme di Suriah masih tetap ada. Kelompok-kelompok teroris lain, seperti Jabhat al-Nusra, telah memperkuat posisinya di Idlib. Oleh karena itu, situasi ini tak bisa dibiarkan  begitu saja.

Nebenzia menegaskan, Moskow tidak mengakui hak Rezim Zionis atas Dataran Tinggi Golan. Semua negara, katanya, harus meninggalkan Suriah jika stabilitas sudah terwujud di negara itu, bahkan Rusia sekalipun.

AS dan Prancis disebut Nebenzia sebagai negara-negara yang menempatkan pasukan di Suriah tanpa diundang Damaskus.

Terkait peran Iran di kawasan dan kekhawatiran AS terhadap “ancaman Iran,” Nebenzia mengatakan, Iran adalah bagian dari Timur Tengah dan bukan eksistensi asing di kawasan itu.

“Iran memiliki kepentingan-kepentingan legal yang melebihi batas-batas geografis. Iran berusaha untuk menjamin keamanan nasionalnya di samping masalah-masalah lain,”jelas Nebenzia.

“AS bicara soal ancaman Iran, tapi melupakan ancaman-ancaman yang dihadapi Iran. Ancaman-ancaman itu diutarakan secara terang-terangan. Apakah Iran tidak boleh menganggap serius ancaman-ancaman itu?”

Saat ditanya isu pengiriman senjata dan rudal balistik Iran ke Yaman, Nebenzia menyatakan, Yaman sudah memiliki banyak senjata, bahkan sebelum agresi dimulai (2015).

“Tak satu pun pihak yang bisa menunjukkan bukti 100 persen bahwa Ansharullah mendapatkan senjata dari Iran. Mereka sudah punya perlengkapan untuk mempersenjatai diri. Senjata mereka lebih dari cukup. Di masa lalu, Yaman adalah pasar senjata. Semua berlomba-lomba mepersenjatai Yaman, termasuk Uni Soviet. Dengan demikian, mereka tak punya kebutuhan mendesak kepada senjata,”tandasnya. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*