Moskow,LiputanIslam.com—Situasi terkini di Suriah semakin tak menentu pasca tuduhan penggunaan senjata kimia dialamatkan kepada pemerintah Suriah oleh media-media Barat, termasuk Presiden Amerika, Donald Trump. Bahkan Trump melalui cuitan-cuitannya berencana akan menyerang pemerintah Suriah. Rusia, sebagai satu di antara kekuatan utama yang mendukung pemerintah Suriah menjaga kedaulatan negaranya, ternyata masih tetap dalam pendirian semula dan siap memberikan dukungan penuh pada pemerintah Suriah untuk melawan segala bentuk intervensi asing yang mencoba untuk mengganggu stabilitas di Suriah.

Sikap pemerintah Suriah ini disampaikan oleh Jubir kepresidenan Rusia, Dmitry Piskov, pada Selasa (10/4).  Ia mengatakan bahwa Suriah tidak akan menarik upaya diplomatiknya terkait situasi terkini yang tengah melanda Suriah.

Dmitry Piskov juga mengatakan bahwa sikap yang ditunjukkan oleh AS dan beberapa negara lainnya terkait klaim penggunaan senjata kimia di Suriah bukanlah tindakan yang konstruktif.

Sementara itu, Deputi Kemenlu Rusia, Mikhail Bogdanov, menambahkan bahwa Rusia berharap Amerika tidak memberikan ancaman militer kepada Suriah.

“Kami berharap AS akan menghiraukan peringatan dari Moskow perihal dampak buruk yang akan dihasilkan dari berbagai serangan eksternal ke Suriah hanya berdasarkan atas informasi media,” ucap Bogdanof tegas. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL