Moskow,LiputanIslam.com-Wakil menlu Rusia memperingatkan AS bahwa serangan ke Suriah adalah hal yang tak bisa diterima. Sergety Ribakov juga menegaskan, kemajuan yang diraih tentara Suriah tak akan menghentikan serangan kimia.

Menurut laporan Interfax, Ribakov memperingatkan bahwa teroris akan menggunakan senjata kimia.

“Dengan melihat kemajuan yang dicapai tentara pemerintah Damaskus, kejadian-kejadian serangan kimia akan berlanjut di Suriah,”tandasnya.

“Kami telah memperingatkan AS bahwa kami tak akan menerima kemungkinan serangan ke Suriah. Itu akan dianggap sebagai tindakan ofensif,”lanjut Ribakov.

Dia berpendapat, rencana sepihak semacam ini harus ditolak tanpa syarat apa pun. Menurutnya, penggunaan kekerasan secara ilegal, seperti serangan ke pangkalan udara Shuairat tahun lalu, bertentangan dengan piagam PBB, juga sebuah tindakan ofensif terhadap negara berdaulat.

Sebelum ini, duta AS di PBB menyatakan, negaranya siap mengambil tindakan untuk menyikapi pemerintah Suriah. Nikki Haley menuduh Damaskus menggunakan senjata kimia.

Terkait kondisi di Ghouta Timur, Ribakov menilai bahwa situasinya sudah membaik secara signifikan dan ribuan orang telah diselamatkan keluar dari kota itu.

“Semua peristiwa ini membuat pihak oposisi Suriah marah dan mendorong mereka mencari alasan lain untuk menyerang kami dan Damaskus,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL