Moskow,LiputanIslam.com-Wakil menteri luar negeri Rusia menegaskan, jika AS dan sekutunya kembali menyerang Suriah, mereka akan menerima balasan lebih keras dari pihak-pihak yang menghormati undang-undang internasional.

Sergei Ribakov mengatakan, jika serangan serupa terulang lagi di masa mendatang, hal ini akan membuat pihak-pihak yang punya nurani dan akal sehat di dunia semakin kompak.

“Mereka akan bergabung dengan negara-negara yang memiliki tanggung jawab terhadap hukum internasional. Kelompok yang rasional ini akan menentang tegas tindakan sepihak semacam ini,”kata Ribakov.

Dia menambahkan, semua dalih yang digunakan untuk menyerang Suriah adalah omong kosong, baik dari sisi politik atau hukum.

Seperti diketahui, AS, Inggris, dan Prancis menyerang sejumlah fasilitas milik pemerintah Suriah pada Sabtu (15/4) lalu. Koalisi Barat ini menembakkan lebih dari 100 rudal ke wilayah Suriah. Namun sistem pertahanan udara Suriah sukses menghadang sebagian besar rudal-rudal tersebut.

Igor Konashenkov, juru bicara kemenhan Rusia, menyatakan bahwa target serangan koalisi AS bukan hanya gedung-gedung di Barzeh dan Jaramana saja. Menurut Konashenkov, seperti dikutip Sputnik, fasilitas-fasilitas militer Suriah, termasuk bandara militer, juga menjadi target serangan tersebut. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*