Moskow,LiputanIslam.com—Rusia telah memperingatkan Amerika atas fitnah yang dilancarkannya terkait penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah, sebagai dalih untuk menyerang Suriah. Melalui pernyataan yang diunggah di halaman Facebooknya, dubes AS di Washington, menyampaikan pada Jum’at (2/3) bahwa dirinya ingin memperingatkan AS atas tuduhan tak berdasar yang dialamatkan kepada pemerintah Suriah terkait penggunaan senjata kimia, sebagai dalih untuk melancarkan serangan ke Suriah.

Ia menegaskan bahwa Washington bermaksud untuk menuduh Rusia telah gagal memenuhi kewajibannya melindungi Suriah dari kelompok teroris.

Dubes tersebut juga mengatakan bahwa Rusia dan Suriah tengah berupaya untuk mencari solusi atas persoalan yang terjadi di Ghouta Timur, melalui gencatan senjata selama lima jam. Genjatan senjata ini bertujuan untuk mengevakuasi warga sipil yang ingin meninggalkan wilayah Ghouta melalui “safe corridor”. Ia menambahkan bahwa pihak teroris dan para pendukung mereka tampak menghalangi bantuan yang dikirimkan dan evakuasi warga sipil di daerah itu. Walaupun begitu, dirinya tidak menyebutkan serangan kelompok teroris yang menargetkan perumahan waga di Damaskus dan beberapa wilayah Suriah lainnya.

Terakhir, dubes Suriah itu menyebut informasi-informasi hoax yang disebarkan oleh organisasi “White Helmet” tidak memiliki kredibilitas sama sekali. Ia menegaskan bahwa tuduhan Amerika tentang penggunaan senjata kimia kepada pemerintah Suriah, tidak didukung oleh bukti-bukti yang memadai. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*