Kairo,LiputanIslam.com-Jaksa pengadilan Mesir menuntut mantan presiden negara itu dengan hukuman mati, atas tuduhan aksi mata-mata untuk Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Hamas, dan Hizbullah (!). Jaksa juga menuntut hukuman mati atas 21 anggota Ikhwanul Muslimin.

Pengadilan pidana Kairo menunda pengadilan atas Mohammad Morsi dan 23 anggota Ikhwanul Muslimin ke tanggal 28 April mendatang.

Wakil jaksa Mesir mengklaim, Morsi adalah ‘antek IRGC dan para terdakwa telah membocorkan rahasia negara kepada sebuah negara asing.

Sejak dimakzulkannya Morsi dari kekuasaan pada 2013 lalu, aparat kepolisian dan tentara Mesir telah membunuh sedikitnya 1400 pengunjuk rasa pro-Morsi, serta menangkap lebih dari 15 ribu aktivis Islam lainnya.

Hingga kini, ratusan pendukung Morsi telah dihukum mati dalam kasus-kasus kolektif. PBB menyebut eksekusi-eksekusi “tidak pernah terjadi dalam sejarah kontemporer.”

Lembaga-lembaga internasional HAM juga menyatakan, pemerintahan Abdel Fatah el-Sisi sekarang jauh lebih diktator daripada pemerintahan rezim Hosni Mobarak. (af/alalam/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*