Teheran,LiputanIslam.com-Usai serangan nirawak ke fasilitas minyak Aramco, produksi minyak Saudi mengalami gangguan serius. Ini memicu pertanyaan seputar kekuatan militer negara petrodolar tersebut.

Seiring mengeruhnya hubungan Iran dan Saudi, ditambah klaim tak berdasar AS soal keterlibatan Teheran dalam serangan ke Aramco, orang mungkin bertanya-tanya: negara manakah yang lebih kuat? Iran atau Saudi?

Baca: Bloomberg: Iran Terlalu Besar untuk Dikucilkan

Berdasarkan peringkat yang disusun situs Global Fire Power terkait kekuatan militer negara-negara di tahun 2019, Iran menempati peringkat ke-14 dari total 137 negara. Di lain pihak, Saudi berada di peringkat ke-25.

Keseluruhan penduduk Iran berjumlah sekira 83 juta. Sedangkan jumlah angkatan bersenjata negara ini adalah 873 ribu orang, meliputi 523 ribu personel aktif dan 350 ribu personel cadangan.

Jumlah total angkatan bersenjata Saudi adalah 230 ribu orang dari kurang lebih 33 juta penduduk.

Jumlah orang yang siap diperbantukan untuk militer di Iran mencapai angka 40 juta, sementara di Saudi hanya 16 juta.

Global Fire Power menyusun peringkatnya berdasarkan 55 barometer. Di antaranya adalah perangkat teknologi modern, skill militer pasukan darat, laut, dan udara, fasilitas militer dan pertahanan, fasilitas ekonomi, stabilitas keuangan, dan sumber-sumber alam. Dengan memerhatikan jumlah populasi dan luas wilayah, negara-negara kecil juga bisa ‘bersaing’ dengan negara-negara besar dalam peringkat ini.

Dalam daftar terakhir yang dirilis, AS, Rusia, dan Tiongkok secara berurutan menempati peringkat pertama hingga ketiga.

India, Prancis, Jepang, Korsel, Inggris, Turki, dan Jerman adalah negara-negara yang menempati posisi 10 besar.

Peringkat ke-11 hingga 14 diduduki oleh Italia, Mesir, Brazil, dan Iran.

Rezim Zionis sendiri berada di posisi ke-17. Dengan demikian, Israel memiliki kekuatan militer lebih rendah dibanding Iran berdasarkan peringkat Global Fire Power. (af/alalam)

Baca Juga:

Pemimpin Besar Iran Pastikan Tak Ada Perundingan dengan AS

Zarif: Sandiwara AS Tak akan Hentikan Pembalasan Orang-orang Yaman

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*