Beirut,LiputanIslam.com—Militer Israel telah memasang manuvernya di sebelah utara Lebanon yang berdekatan dengan perbatasan Suriah. Selasa (21/11), militer Lebanon telah diperingatkan agar terus bersiap menghadapi ancaman rezim Israel di saat ketegangan antar negara ini semakin memuncak.

Komandan militer Lebanon mengatakan bahwa pihaknya akan membangun kerja sama dengan PBB untuk mewujudkan perdamaian di wilayah itu, sembari tetap teguh melawan setiap ancaman yang diberikan oleh Israel terhadap rakyat Lebanon dan militer.

Komandan pasukan, Jendral Joseph Aoun, menyampaikan pernyataan provokatifnya itu melalui akun twitter militer Lebanon. Dalam sebuah wawancara Bersama dengan Menlu Lebanon, Gebran Bassil, ia memperingatkan Israel untuk tidak melancarkan serangan. Namun, jika itu dilakukan, Israel pasti akan menerima kekalahan.

Pasukan Pertahanan Israel telah melakukan invansi militer ke Lebanon pada 2006 dan telah terlibat konflik dengan Hizbullah selama 34 hari, hingga pertempuran tersebut dihentikan oleh PBB.

Namun, ketegangan kembali mencuat setelah Liga Arab menuding Hizbullah sebagai kelompok teroris. Tentu saja, tudingan ini ditolak oleh pimpinan Hizbullah.

Arab Saudi sebagai salah satu anggota Liga Arab telah membangun kerja sama dengan Israel guna menyerang Hizbullah dan Iran. (fd/independent)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL