Marawi,LiputanIslam.com—Otoritas militer Filipina melaporkan bahwa mereka telah berhasil mengeksekusi dua orang komandan utama ISIS yang ada di Kota Marawi dalam operasi militer yang dilakukan pada Senin, (16/10). Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, mengatakan bahwa dua komandan utama ISIS yang dimaksud adalah Isnilon Hapilon—Amir ISIS di Asia Tenggara—dan Omarkhayam Maute tewas di tangan militer Filipina. Mayat kedua kepala kelompok teroris ini pun telah berhasil ditemukan.

Dalam uraiannya kepada Reuters, pada Senin pagi, Lorenzana mengatakan bahwa operasi telah direncanakan setelah bekas tahanan kelompok ISIS membeberkan tempat persembunyian para komandan kelompok teroris tersebut.

“Dia (mantan tahanan ISIS)  mengkonfirmasi bahwa Isnilon dan Maute ada di bangunan itu,” terang Lorenzana.

Selama beberapa tahun, Amerika Serikat telah menawarkan hadiah senilai lima juta dolar AS untuk siapa saja yang bisa menangkap Hapilon.

Hapilon terkenal karena sepak terjangnya sebagai komandan kelompok Abu Sayyaf, kelompok keji yang terkenal dengan aktivitas penculikan, pembajakan dan penyanderaan atas orang-orang asing. Para ahli menyatakan bahwa Hapilon merupakan sosok penggerak yang mengerahkan para pejuang dari kelompoknya untuk bergabung Bersama dengan kelompok Maute.

Tewasnya Hapilon dan Maute ini merupakan kemenangan besar bagi Filipina atas ISIS di negara tersebut. (fd/reuters)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL