Delapan foto warga Bahrain yang ditangkap oleh militer Bahrain pada Rabu (21/3)

Manama,LiputanIslam.com—Pemerintah Bahrain tampaknya mengabaikan berbagai aksi protes yang dilakukan oleh warganya atas berbagai aturan yang dianggap menekan kebebasan berekspresi rakyat Bahrain. Pada Rabu kemarin (21/3), rezim Bahrain kembali menangkap 10 orang warganya yang dianggap telah mengkritisi kebijakan politik pemerintah Bahrain. 10 orang netizen Bahrain yang mayoritas adalah pemuda itu telah diringkus oleh petugas militer Bahrain, satu di antaranya adalah menantu seorang ulama Syiah terkemuka, Sheikh Isa Qassim.

Pada Mei 2017 silam, pengadilan Bahrain telah menuduh Sheikh Qassim melakukan tindak pencucian uang dan menjatuhkan hukuman satu tahun penjara kepadanya.

Hingga saat ini, aksi demonstrasi di Bahrain seperti telah menjadi fenomena sehari-hari sejak pemerintah Bahrain mulai memberlakukan aturan-aturan yang menekan rakyatnya pada pertengahan Februari 2011 lalu. Mereka menuntut agar rezim al-Khalifah mengizinkan berlakunya sistem pemerintahan yang mewakili aspirasi seluruh rakyat Bahrain. Meski begitu, tuntutan para demonstran tetap diabaikan, bahkan rezim Bahrain terus menekan tanda-tanda perbedaan pendapat.

Pada Maret 2011 lalu, Bahrain dibantu dengan militer Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan tindakan kekerasan untuk meredam aksi demonstrasi di negara itu. Akibatnya, sejumlah demonstran meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL