Kinshasa,LiputanIslam-Sabtu (25/3), pejabat lokal di Kongo mengumumkan bahwa kelompok milisi bersenjata telah memenggal kepala 40 anggota polisi.

Menurut laporan Reuters, sejak terjadinya pemberontakan di kawasan tengah Kongo Agustus tahun lalu, ini adalah serangan paling berdarah yang ditujukan terhadap aparat keamanan.

Francois Kalamba, Ketua Parlemen Wilayah Kasai, mengatakan, kelompok milisi ini merampas senjata dan kendaraan aparat keamanan usai memancung kepala mereka.

Pada 5 Maret lalu, pemerintah Kongo menangkap pemimpin gerakan politik-keagamaan negara ini yang bernama “Bundu dia Kongo”.

Perkembangan politik dan etnis terus berlanjut di Republik Demokratik Kongo. Sebelum ini, pada tanggal 4 Maret, PBB telah menggelontorkan dana sebesar 5 juta dolar untuk membantu korban krisis kemanusiaan di kawasan Kasai. Sejak September tahun lalu, perseteruan antara pasukan pemerintah Kongo dan kelompok-kelompok pemberontak telah menelan 400 korban jiwa. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL