Raqqa,LiputanIslam.com—Deputi Menteri Luar Negeri dan Ketenagakerjaan Suriah, Faysal Mikdad, mengatakan pada Minggu (4/3) bahwa Suriah mendukung dan meminta dibentuknya komisi internasional untuk menyelidiki serangan yang dilakukan oleh koalisi militer internasional pimpinan AS di Raqqa, dan kota-kota lainnya. Ia meminta agar Serjen PBB menerima usulan ini serta memberikan bantuan kemanusiaan ke Kota Raqqa.

“Kami tidak gentar atas ancaman-ancaman tersebut. Bangsa Suriah adalah bangsa yang tegar dan berhasil memperoleh kemenangan atas terorisme. Mereka (Amerika: red) yang mengancam Suriah telah memberikan jaminan kepada organisasi teroris untuk terus membunuh warga sipil Suriah,” ucap Mikdad dalam sebuah konferensi pers di Damaskus.

Mereka yang telah meneteskan air mata buaya atas penderitaan rakyat Suriah bungkam atas berbagai kejahatan yang dilakukan oleh koalisi militer pimpinan AS di Raqqa. Padahal serangan AS inilah yang menghancurkan kota itu menjadi puing. Mikdad meragukan niat Amerika untuk membawa perdamaian untuk Suriah, lantaran tindakan brutalnya itu.

Ia mencatat bahwa kejahatan yang dilakukan AS di Suriah merupakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan di depan mata DK PBB dan organisasi internasional lainnya. Tetapi, tetap saja semua menutup mata tentang hal ini.

Mikdad menekankan bahwa Suriah telah melakukan kerjasama untuk mengimplementasikan resolusi DK PBB, No.2401. Resolusi ini menegaskan agar pertempuran di Suriah segera dihentikan. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*