TelAviv,LiputanIslam.com-Situs Lebanon, al-Akhbar, mengabarkan, Benyamin Netanyahu menentang upaya Arab Saudi untuk memiliki teknologi AS terkait produksi energi nuklir.

“Kendati Riyadh dan Tel Aviv telah berupaya untuk saling mendekatkan diri satu sama lain, namun hal ini tidak mencegah penentangan PM Israel terhadap rencana Saudi mendapatkan teknologi nuklir AS,”demikian dilansir al-Akhbar.

Menurut Bloomberg, Netanyahu mengungkapkan ketidaksetujuannya dalam kunjungan ke Washington, yaitu saat ia bertemu Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS.

Sejumlah anggota komite ini menyatakan, Netanyahu menentang setiap kesepakatan yang mengizinkan Saudi melakukan pengayaan uranium dan plutonium. Bob Corker, ketua komite, berkata, tentu saja Netanyahu tidak menyetujui kesepakatan semacam ini.

Di lain pihak, pemerintah AS berupaya meyakinkan Riyadh untuk menandatangani perjanjian dengan perusahaan-perusahaan AS. Perjanjian itu berkaitan dengan pembangunan dua pembangkit listrik tenaga nuklir. Saudi konon berencana membangun enam belas pembangkit listrik senilai lebih dari 80 milyar dolar. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*