Kairo,LiputanIslam.com-Sebuah LSM pembela hak kebebasan berpendapat di Mesir mengumumkan, sejak 24 mei hingga 12 Juni 2017, pemerintah Kairo telah memblokir 62 situs.

Pemerintah Mesir juga dikabarkan menutup situs-situs yang menawarkan VPN khusus kepada pengguna internet untuk mengelabui sensor-sensor yang diberlakukan pemerintah.

Menurut LSM ini, kritik kepada pemerintah adalah salah satu alasan utama pemblokiran situs-situs tersebut. LSM ini menyatakan, sejumlah situs yang diblokir kerap memuat artikel-artikel yang menentang penyerahan pulau Tiran dan Sanafir kepada Saudi.

Situs al-Alam milik Iran juga termasuk dari situs-situs yang diblokir Mesir. Situs ini berisikan berita-berita dari berbagai penjuru dunia.

Dalam daftar situs-situs yang diblokir, terdapat sejumlah situs dari berbagai negara seperti Iran, Qatar, Turki, dan Mesir. Daftar tersebut juga memuat situs-situs milik Hamas dan Ikhwanul Muslimin.

LSM ini mengaku, situs-situs tersebut diblokir tanpa pemberitahuan terlebih dahulu atau statemen resmi dari lembaga-lembaga pemerintah Mesir. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL