Riyadh,LiputanIslam.com-Kantor berita Prancis (AFP) melaporkan, menlu Saudi membela agresi negaranya atas Yaman dan menyebutnya sebagai ‘perang yang adil.’

Hal ini dinyatakan Adel al-Jubeir menjelang kunjungan kontroversial Muhammad bin Salman ke Inggris. Terbetik berita bahwa akan ada demonstrasi anti-Saudi sebagai bentuk protes terhadap agresi ke Yaman.

“Mereka mengkritik kami atas perang yang tidak kami kehendaki dan dipaksakan kepada kami,”ujar al-Jubeir kepada BBC Radio 4.

Agresi koalisi Saudi disebutnya sebagai ‘perang adil’ yang mendapat dukungan internasional. Al-Jubeir justru menganggap kelompok Ansharullah bertanggung jawab atas terbunuhnya warga sipil Yaman.

Perang tiga tahun di Yaman telah mengakibatkan krisis kemanusiaan dan pangan di negara tersebut. Sekitar 10 ribu jiwa dikabarkan telah menjadi korban dalam perang ini.

Organisasi “Stop War” berencana mengadakan unjuk rasa di depan tempat tinggal PM Inggris pada Rabu (7/3) pukul 17.00 (waktu Greenwich). Unjuk rasa itu diadakan sebagai protes atas serangan biadab koalisi Saudi di Yaman dan dukungan London terhadap agresi itu.

Sebuah LSM perlindungan anak-anak juga berencana memasang patung bocah kecil di depan Parlemen Inggris. Tujuannya adalah mengirim pesan bahwa sebagian kekerasan di dunia disebabkan oleh bom-bom buatan Inggris. (af/yjc/

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*