Riyadh,LiputanIslam.com-Adel al-Jubeir, menteri luar negeri Saudi, mengklaim bahwa negaranya siap melanjutkan pemutusan hubungan dengan Qatar selama dua tahun ke depan.

Stasiun al-Arabiya melaporkan, al-Jubeir menyampaikan hal ini pada Selasa kemarin (5/9). “Warga Qatar-lah yang berhak memutuskan siapa yang akan memerintah mereka,”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga kembali mengulangi tuduhannya terhadap Iran. Al-Jubeir mengklaim bahwa Teheran melalui Hizbullah dan tindakan-tindakan teror telah mengacaukan stabilitas regional.

Menurutnya, jika Iran berniat memulihkan hubungan dengan Saudi, maka Teheran harus berhenti mendukung terorisme dan mencampuri urusan negara lain.

“Saya tidak melihat keseriusan Iran untuk berdialog dan kerjasama diplomatik,”ujarnya.

Menlu Saudi seolah ‘lupa’ peran negaranya dalam membentuk al-Qaeda, yang juga dikepalai warga Saudi sendiri. Dia justru mengklaim bahwa petinggi al-Qaeda menerima perintah dari Iran untuk melakukan aksi teror.

Terkait perang Yaman, al-Jubeir menyatakan, itu bukan perang yang dipilih oleh Saudi, tapi ‘dipaksakan’ atasnya. Dia juga menyatakan, bandara Sanaa bisa dibuka kembali dengan syarat PBB bersedia untuk mengelolanya. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL