iran menlu javad zarifTeheran, LiputanIslam.com — Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh Arab Saudi bertekad untuk menyeret seluruh kawasan Timur Tengah dalam konfrontasi. Dalam artikel yang dirilis di New York Times pada hari Minggu, yang dikutip Presstv (11/1/2015), Zarif juga menyebut bahwa dukungan terhadap terorisme yang dilakukan Riyadh adalah ancaman bagi seluruh dunia.

“Berbagai aksi teror, mulai dari peristiwa 9/11, penembakan di San Benardino, dan pembantaian-pembantaian yang dilakukan ekstremis. Begitu juga dengan Al-Qaeda dan afiliasinya, anggotanya banyak berasal dari Saudi yang telah dicuci otaknya dengan kebencian dan sekterianisme,” kecam Zarif.

“Dan eksekusi masal yang dilakukan awal tahun ini, termasuk ulama Syiah Syaikh Nimr Baqir al-Nimr telah menunjukkan barbarisme Saudi.”

Menurut Zarif, Saudi ketakutan jika isu ancaman nuklir Iran lenyap, dan terkuaklah apa yang sesungguhnya mengancam dunia.

“Dukungan aktif kepada aksi terorisme dan ekstremisme yang sangat jelas telah dilakukan Saudi. Di dalam negeri, Riyadh memisahkan kepala dari tubuhnya dengan pedang, seperti yang terjadi baru-baru ini. Eksekusi telah terhadap Syaikh Nimr, ulama yang sangat dihormati dan mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan paham anti-kekerasan dan kesadaran terhadap hak-hak sebagai warga negara. Di luar negeri, pria bertopeng memisahkan kepala dari badannya dengan menggunakan pisau…”

Zarif juga menuduh Saudi telah berusaha menggagalkan kesepakatan yang dicapai antara Iran dan negara-negara P5+1 di Wina tahun lalu.

Selain itu, Zarif mengecam keras tindakan Saudi yang telah menargetkan Kedubes Iran di Yaman, perlakuan buruk terhadap jamaah haji Iran yang mengakibatkan ratusan jamaahnya meninggal dalam tragedi Mina.

“Iran tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan ketegangan di kawasan, dan kita butuh persatuan untuk mengatasi masalah terorisme dan ekstremisme.”

“Rezim Saudi sekarang harus memilih. Mereka dapat terus menerus mendukung ekstremisme dan mengkampanyekan kebencian sekterian, atau, mereka memilih untuk memainkan peran konstruktif dalam mengupayakan stabilitas regional,” tutupnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL