Teheran,LiputanIslam.com-Menlu Iran menegaskan pentingnya hubungan Iran-Eropa pasca keluarnya AS dari JCPOA. Meski demikian, terpisah dari komitmen politik Eropa untuk melanjutkan JCPOA, kini Teheran ingin melihat bukti praktis dari mereka.

Javad Zarif menyatakan, Eropa jangan merasa cukup dengan hanya merilis statemen. Iran, katanya. Membutuhkan solusi dari Eropa terkait hubungan perbankan, investasi, energi, transportasi, serta dukungan terhadap bank-bank kecil dan menengah.

Menlu Iran juga mengomentari pertemuan Vladimir Putin dan Donald Trump di Finlandia baru-baru ini, yang salah satu topiknya adalah masalah Suriah.

“Saya berpendapat, nasib Suriah harus ditentukan rakyat negara itu. Mereka telah menunjukkan ketabahan di hadapan tekanan, aksi teroris, dan serangan kelompok ekstremis selama tujuh tahun terakhir. Iran dan Rusia dalam kurun waktu ini juga selalu memberikan dukungan untuk rakyat Suriah,”kata Zarif.

Dia menyatakan, Iran tetap menjaga serta melanjutkan hubungan dan koordinasi baik dengan Suriah dan Rusia.

“Tujuan umum tiga negara adalah memerangi terorisme dan radikalisme. Saya berkeyakinan, andai bukan perjuangan rakyat Suriah, sekarang kita tidak meraih keberhasilan dalam mengucilkan serta mengalahkan ISIS,”lanjutnya.

Terkait upaya rahasia AS dan sekutunya dalam mendukung kelompok teroris di Suriah, Zarif menyatakan,”Jika Trump ingin mendapatkan kredibilitas dari krisis Suriah, kredibilitas itu tidak lain adalah dukungannya kepada ISIS.”

Zarif menilai, statemen Trump di Helsinki bahwa Iran tidak boleh memperoleh manfaat dari kekalahan ISIS, adalah bukti lain atas dukungan presiden AS untuk kelompok teroris tersebut.

“Sumber-sumber Barat memiliki bukti jelas akan dukungan AS kepada ISIS. Salah satunya adalah digunakannya senjata-senjata AS oleh ISIS dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya,”pungkas Zarif. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*