Manama,LiputanIslam.com-Dalam wawancara dengan Reuters, Menlu Bahrain, Syekh Khalid bin Ahmed Al Khalifa, menyampaikan sejumlah pernyataan yang dinilai menggelikan oleh media-media Iran. Dalam wawancara tersebut, Khalid menyatakan, Trump lebih memahami kawasan dan ancaman-ancaman Iran daripada Barrack Obama. Menlu Bahrain juga menyebut Iran sebagai musuh bersama AS-Bahrain.

Khalid bin Ahmed menegaskan, sekutu kuat Amerika ini (Bahrain) yakin bahwa pemerintahan Trump akan segera mengumumkan pandangan politik luar negerinya secara transparan.

“Kami menyaksikan Gedung Putih lebih memahami ancaman-ancaman yang kami hadapi, terutama ancaman dari Iran. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka (Amerika) menjalankan kebijakan yang-menurut kami-sebaiknya diperbaiki. Kami sendiri telah mengajukan saran untuk merubah kebijakan tersebut,”ungkap Khalid.

Bulan lalu, Khalid bin Ahmed telah bertemu dengan Rex Tillerson, Menlu Amerika, di Washington. Raja Bahrain juga telah menghubungi Trump melalui telepon pasca kemenangannya dalam pilpres AS November lalu.

Bahrain adalah salah satu sekutu utama Saudi. Negara monarki ini juga menjadi tuan rumah pasukan Amerikan di Timur Tengah. Bahrain dan Saudi adalah dua negara muslim yang kunjungan warga negaranya ke Amerika tidak dilarang oleh Trump. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL