Raqqa,LiputanIslam.com—Kementerian Pertahanan Rusia mengecam pendekatan As merekonstruksi Kota Raqqa di Suriah. Ia menegaskan bahwa Kota Raqqa akan tetap menjadi puing-puing jika upaya rekonstruksi itu tidak ditinjau ulang.

Pada Senin (22/1) lalu, Kepala Badan Pembangunan Internasional As, USAID, Mark Green, datang ke Kota Raqqa secara ilegal dengan alasan memeriksa skala kerusakan di kota Raqqa yang disebabkan oleh koalisi pimpinan AS.

Sebelumnya, Green mengatakan bahwa skala kehancuran di Kota Raqqa benar-benar tidak dapat digambarkan dengan kata-kata. Namun ketika ditanya tentang bantuan, dia justru mengatakan bahwa misi utama kedatangannya ke kota ini adalah untuk stabilisasi, bukan rekonstruksi.

“Menurut Green, menjaga stabilitas di kota ini, tidak termasuk penyediaan makanan dan keburuhan pokok bagi warga Raqqa yang tetap tinggal tanpa rumah dan makanan,” ucap  Menhan Rusia tersebut.

“Pernyataan Green ini benar-benar mengejutkan,” tambahnya.

Tak hanya itu, USAID berencana untuk memberikan bantuan bagi Kota Raqqa bukan dari anggaran AS, tetapi dengan cara menekan sekutu-sekutunya agar mereka memberikan bantuannya. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL