Tel Aviv,LiputanIslam.com-Menteri Pertahanan Israel berusaha mengail di air keruh di tengah krisis hubungan Qatar dengan sejumlah negara Arab. Menurut Avigdor Lieberman, tertuduhnya Qatar sebagai pendukung radikalisme adalah bukti lain bahwa bahaya sesungguhnya adalah terorisme, bukan Israel dan Zionisme!

Menurut laporan yang dikutip ISNA dari Russia al-Youm, Lieberman dalam rapat tanya-jawab di Knesset (parlemen Israel) mengatakan,”Masalah pemutusan hubungan diplomatik sejumlah negara Arab dengan Qatar akan membuka pintu bagi Israel untuk bekerjasama dalam membentuk koalisi antiterorisme.”

Lieberman menyinggung kunjungan Donald Trump, presiden Amerika, ke Arab Saudi beberapa waktu lalu. “Kita menyaksikan bahwa presiden AS dalam kunjungannya ke Saudi secara khusus berbicara tentang perang melawan terorisme,”katanya.

Menurut Lieberman, kini ‘bola ada di lapangan lawan.’

Sejauh ini, upaya Israel untuk memulihkan hubungan dengan negara-negara Arab selalu gagal. Penyebabnya adalah pendudukan tanah Palestina yang masih berlanjut hingga kini.

Senin (5/6) kemarin, Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Sebagian dari empat negara ini bertindak lebih jauh dengan menutup jalur laut dan daratnya terhadap Doha. (af/isna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL