Washington,LiputanIslam.com-Sebuah harian ternama Amerika, Washington Post, membeberkan pengaruh James Mattis (menhan AS) di Gedung Putih dan hubungannya dengan Donald Trump.

Menurut laporan harian milik Jeff Bezos (pendukung Trump dan pemilik Amazon) ini, Mattis tidak selalu tunduk kepada instruksi presiden AS. Bahkan, terutama dalam masalah Iran, ia kerap berbeda pendapat dengan Trump.

“James Mattis beraktivitas sebagai seorang marinir selama 40 tahun. Dia tahu cara menyikapi keputusan-keputusan impulsif Trump, dan kadang mencegah pelaksanaannya. Namun pertanyaannya adalah, sampai kapan dia bisa menghadang keputusan Trump untuk menyerang musuh Amerika dan mengalahkan mereka dengan mudah,”tulis Washington Post (WP).

Mattis, menurut WP, menghendaki kehadiran militer Amerika di Afghanistan dan Somalia. Namun, sikapnya berbeda terkait Iran dan Korut. Tak seperti Trump, dia menolak opsi militer terhadap kedua negara tersebut.

Akhir Mei tahun lalu, para petinggi Amerika sangat cemas melihat sikap ‘ofensif’ Iran. Mattis selama beberapa minggu menentang keinginan Gedung Putih untuk menjalankan opsi militer terhadap Iran.

Menurut WP, Trump saat itu ingin agar Pentagon menyerang pabrik pembuat rudal balistik Iran, atau menargetkan speed boat-speed boat Iran yang selalu mengusik kapal-kapal AL Amerika.

“Kenapa kita tidak bisa menenggelamkan speed boat mereka (Iran)?,”kata Trump kepada para anggota kabinetnya saat itu.

Meski demikian, WP mengabarkan bahwa Mattis tetap bersikukuh untuk tidak menggunakan opsi militer terhadap Iran. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*