Hassan-RouhaniTeheran, LiputanIslam.com — ISIS melakukan teror sembari mengklaim sebagai representasi Islam, padahal, menurut Presiden Iran Hasan Rouhani, Islam merupakan agama mulia yang menentang aksi teror.

Rouhani mengutuk tindakan terorisme yang terjadi di Lebanon dan Perancis, juga peledakan bom terhadap pesawat penumpang milik Rusia yang dilakukan oleh ISIS. Baginya, tindakan itu justru semakin menguatkan gelombang Islamphobia.

“Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian dan rahmat, terutama di kawasan eropa dan Amerika yang banyak dihuni oleh kaum Muslim. Tidak dibenarkan melakukan upaya-upaya yang mengarahkan kepada Islamphobia,” tambahnya, seperti dilansir IRNA, (18/11/2015).

Rouhani menyatakan keprihatinannya terhadap anak-anak, wanita, dan warga tak berdosa yang menjadi korban utama dari tindakan teroris ini, dan ia menyerukan persatuan untuk melawan terorisme.

“Iran, sebagai negara yang juga menjadi korban terorisme, mengutuk kelakuan teroris yang telah membantai penduduk taj berdosa. Kami secara serius akan melawan aksi teror ini,” tegasnya.

Tentara Iran Siap Jegal Langkah ISIS

Komandan militer Iran, Brigadir Jenderal Ahmadreza Pourdastan mengingatkan teroris ISIS untuk tidak main-main dengan Iran.

“Rencana musuh akan kami gagalkan bahkan sebelum mereka mencapai wilayah perbatasan. ISIS akan mengetahui bahwa mereka keliru jika ingin berkonfrontasi dengan Iran,” ujarnya.

Pernyataannya ini merupakan respon dari ancaman dari ISIS yang menyatakan akan menargetkan Iran dan Rusia usai serangan mematikan di Paris.

Ia juga menambahkan bahwa peziarah Iran yang akan menuju ke Karbala untuk Arbain, akan dikawal oleh tentara Iran, yang berkoordinasi dengan Pasukan Garda Revolusi Iran, dan kepolisian untuk memastikan keamanan. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL