Sanaa,LiputanIslam.com-Belum sampai 24 jam berlalu sejak pujian Muhammad bin Salman terhadap pasukan negaranya, terbetik kabar bahwa Saudi menggunakan serdadu Sudan dan Senegal untuk menjaga perbatasannya.

Sebuah sumber di pasukan Yaman pada Sabtu (7/4) mengatakan, Saudi telah menempatkan empat brigade serdadu Sudan dan Senegal di perbatasan selatannya.

Menurut laporan harian al-Manar Yaman, mengutip dari sumber tersebut, Saudi telah membentuk dua batalyon dari serdadu baru yang dikirim ke perbatasan. Pasukan baru ini akan mendampingi pasukan sebelumnya untuk menjadi ‘wakil’ militer Saudi dalam menghadapi pejuang Yaman.

Sebelum ini, putra mahkota Saudi dalam wawancara dengan majalah Time menyatakan, pasukan negaranya termasuk pasukan tangguh di dunia dan memiliki banyak skill.

“Jika diperlukan dan bila pemerintah Yaman (presiden tersingkir Mansour Hadi) meminta, pasukan Saudi akan melakukan serangan darat ke Yaman,”ujarnya.

Sumber di atas mengatakan, telah terjadi pertempuran antara pejuang Yaman dengan pasukan bayaran dari Sudan di Alab, kawasan perbatasan Saudi-Yaman. Menurutnya, lebih dari 120 serdadu musuh, yang kebanyakan berasal dari Sudan, tewas dan terluka dalam pertempuran tersebut.

Ibrahim Dafullah (komandan brigade al-Hazm), Abdul Baqi Bukhait (komandan satuan penerjun payung), dan Musthafa Ramadan (komandan batalyon reaksi cepat) dikabarkan tewas dalam pertempuran itu. (af/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL