Sanaa,LiputanIslam.com-Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman menanggapi tuduhan direktur eksekutif FAO terkait pembagian bantuan kemanusiaan di Yaman.

Muhammad Ali al-Houthi menyatakan, dia telah menelaah statemen pejabat FAO yang mengancam akan menghentikan bantuan makanan ke Yaman.

Menurut Al-Houthi, statemen semacam ini sama saja dengan upaya FAO untuk lepas  dari tanggung jawab untuk mengatasi paceklik dan kelaparan di Yaman.

“FAO tidak menujukan statemennya secara resmi kepada pemerintah atau pihak yang bertanggung jawab. Alih-alih didukung dengan bukti kuat, statemen ini hanya berupa sebuah tuduhan yang tak berdasar. Tersiarnya statemen semacam ini di media-media mengungkap banyaknya penyimpangan dalam kinerja FAO,”kata al-Houthi.

Dia menegaskan, pemerintah Yaman berhak menyeret FAO ke pengadilan atas semua tuduhan ini.

Al-Houthi mengatakan, FAO bertanggung jawab atas terbuangnya dana besar untuk membeli makanan kedaluwarsa dalam jumlah melimpah yang akan dikirim ke Yaman. Pemerintah Yaman, kata al-Houthi, menolak bahan makanan tersebut, sebab itu tidak layak dikonsumsi manusia. Dia menegaskan, pemerintah Yaman memiliki bukti-bukti atas hal ini.

Sebelum ini, direktur eksekutif  FAO menuduh Ansharullah telah merekayasa daftar para penerima bantuan makanan. Dia mengancam, jika tindakan ini tidak ditangani, FAO akan memutus kerjasama dengan Ansharullah. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*