Teheran,LiputanIslam.com-Dilansir Sputnik dari dua artikel di Wall Street Journal, sumber-sumber terpercaya mengungkapkan, para pakar GPS sedang mencoba menemukan titik yang diserang rudal dan nirawak ke kilang minyak Aramco.

Menurut Wall Street Journal, tujuan penyelidikan ini adalah mengetahui titik mula penerbangan nirawak dan rudal dalam serangan tersebut.

Para pakar ini berupaya mencari jejak jarak tempuh nirawak dan rudal penyerang dengan GPS. Para pakar dari AS, Prancis, dan PBB bergabung dalam penyelidikan ini.

Baca: Restorasi Kilang Minyak Saudi akan Berlangsung Selama Beberapa Bulan

Wall Street Journal menulis, AS dan Saudi berusaha keras meyakinkan para sekutu bahwa Iran berada di balik serangan itu.

Seperti diketahui, fasilitas minyak Aramco di timur Saudi menjadi target serangan pada Sabtu (14/9) lalu. Kelomp0k Ansharullah menyatakan bertanggung jawab atas serangan nirawak itu. Namun, koalisi Saudi menuding Iran sebagai pelakunya.

Kendati tuduhan ini disangkal keras oleh Iran, Mike Pompeo (menlu AS) turut melemparkan tuduhan serupa.

Berdasarkan laporan Biro Energi Internasional, serangan ini memicu kevakuman produksi minyak terparah sepanjang sejarah. Bahkan, kerugian yang dialami Aramco lebih besar dari dampak vakumnya produksi minyak pasca Revolusi Islam Iran 1978-1979 dan embargo minyak usai Perang Arab-Israel tahun 1973-1974. (af/alalam)

Baca Juga:

Tekanan Maksimum AS Munculkan Perlawanan Maksimum Iran

Nasrallah Jelaskan Beberapa Alasan Rezim Saudi Sudah Dekati Ajalnya

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*