Kairo,LiputanIslam.com-Kantor kepresidenan Mesir memerintahkan media-media Mesir untuk tidak meliput wawancara Abdel Fattah el-Sisi (presiden Mesir) dengan kanal AS, CBS. Larangan ini mencakup peliputan di stasiun televisi, situs berita, koran, dan media-media lainnya.

Larangan ini juga meliputi pemberitaan di laman-laman pribadi para jurnalis di media-media sosial mereka.

Terkait alasan pelarangan ini, kantor kepresidenan Mesir menyatakan, el-Sisi ‘kurang berhasil’ dalam wawancara dengan CBS tersebut.

Sebelum ini, dubes Mesir di AS juga telah meminta CBS agar tidak menyiarkan wawancara el-Sisi. Namun permintaan tersebut ditolak stasiun televisi AS ini.

Dalam wawancara tersebut, el-Sisi mengakui kerjasama Kairo dengan Tel Aviv dalam memerangi kelompok-kelompok teroris di Sinai.

El-Sisi juga membantah laporan adanya 60 ribu tahanan politik di negaranya.

“Entah dari mana mereka mendapatkan data ini. Tidak ada tahanan politik di Mesir. Hanya ada segelintir orang yang berusaha memaksakan paham radikal kepada orang-orang lain. Tanpa melihat jumlah mereka, kami harus ikut campur,”kata el-Sisi saat itu. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*