Beirut,LiputanIslam.com-Seiring dengan dimulainya serangan besar-besaran terhadap Hizbullah, sejumlah media negara-negara Teluk melayangkan ancaman kepada Beirut. Jika Hizbullah bergabung dalam kabinet pemerintahan Lebanon, negara ini diancam akan dihancurkan.

Harian Saudi, al-Sharq al-Awsat, menyatakan,”Bagaimana bisa pemerintah Lebanon ingin memiliki pemerintahan dengan sistem perbankan yang aman, sementara dalam kabinetnya ada orang-orang dari ‘kelompok teroris’ Hizbullah?”

Harian terbitan Saudi lain, al-Watan, menulis,”Embargo atas Lebanon, yang telah terjebak dalam rawa Hizbullah, harus benar-benar transparan. Para petinggi dan pejabat Lebanon juga harus diinvestigasi terkait hal ini.”

Harian asal Bahrain, Akhbar al-Khaleej, mengatakan,”Tak satu pun negara Arab yang bersedia menjadi basis bagi Iran dan ancaman untuk keamanan dan stabilitas kawasan. Namun, pertanyaannya adalah, apakah negara-negara Arab akan membiarkan Lebanon tetap seperti ini (menjadi basis Iran)? Sebab masalah berkaitan dengan keamanan nasional negara-negara Arab.”

Menanggapi media-media Arab ini, Hassan Abdullah, seorang pakar, mengatakan,”Statemen-statemen harian Saudi dan UEA ini adalah pernyataan perang atas Lebanon dan Hizbullah. Ini juga merupakan dukungan terhadap seruan AS dan Israel untuk memerangi Lebanon serta Hizbullah, juga kelanjutan dari sikap Israel dan koordinasi dengan Saudi untuk menyerang Lebanon.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*