Tel Aviv,LiputanIslam.com-Kemarin, media-media Israel ramai memberitakan telepon-telepon genggam serdadu Rezim Zionis yang diretas Hamas. Media juga mengabarkan terungkapnya sejumlah rahasia militer di situs-situs media sosial.

Menanggapi berita ini, Yossi Melman, analis masalah keamanan koran Zionis “Maariv,” mengatakan, operasi khusus yang dilakukan tentara dan biro keamanan internal Israel (Shabak) menunjukkan adanya ancaman terhadap keamanan Israel di dunia maya.

Menurut Melman, Hamas telah membentuk sebuah unit cyber yang berkemampuan tinggi. Hal ini mengungkap adanya ancaman besar atas keamanan intelijen dan pengaruhnya atas keamanan nasional Israel di internet, smartphone, media sosial, dan perangkat digital.

“Apa yang diungkap Shabak dan biro intelijen Israel, bukan hal baru. Meski demikian, tetap saja kita terkejut saat tahu betapa mudahnya informasi-informasi rahasia kita dipublikasikan,”tutur Melman.

Analis keamanan Zionis ini menyatakan, dengan meretas media sosial, akses pada data-data pengguna, dan menjadikan serdadu Israel sebagai target, Hamas menunjukkan bahwa mereka memiliki orang-orang tangguh.

“Jika Hamas memiliki kemampuan cyber semacam ini, bisa dibayangkan bahwa Hizbullah dan Iran pasti lebih tangguh. Perang cyber bukan topik untuk masa depan, tapi ini sudah terjadi saat ini juga,”pungkas Melman.(af/qudsonline)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL