Paris,LiputanIslam.com—75 persen warga Prancis menginginkan agar penjualan senjata kepada Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan beberapa negara yang melancarkan perang ke Yaman segera dihentikan.

Berdasarkan atas survei yang dilakukan oleh perusahaan YouGov antara tanggal 20 dan 21 Maret, membuktikan bahwa tujuh dari 10 warga Prancis menolak penjualan senjata kepada Arab Saudi dan negara-negara penyerang Yaman lainnya.

Hasil survei ini dipublikasikan bertepatan dengan tahun ketiga perang di Yaman yang telah menelan korban jiwa sebanyak 14.000 orang dan memaksa tiga juta orang untuk mengungsi ke tempat lain.

Selain Amerika dan Inggris, Prancis adalah salah satu eksportir senjata terbesar kepada Arab Saudi.

“Bertepatan dengan tahun ketiga kampanye Arab Saudi di Yaman, ini adalah waktu yang tepat untuk pemerintah Prancis mendengarkan pesan ini,” ucap Eoin Dubsky, Manajer SumOfUs advocacy yang meminta survei itu dilakukan.

“Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang menghadirkan dirinya sebagai presiden humanis kepada dunia, harus menunjukkan hal itu tidak hanya dalam kata-kata, tetapi juga melalui tindakan,” tambahnya.

Pada Januari lalu, Jerman telah memutuskan untuk berhenti menjual senjata-senjatanya kepada Arab Saudi dan beberapa negara Arab yang melancarkan perang ke Yaman.

Sikap Jerman ini terbalik dengan sikap yang ditunjukkan oleh Amerika dan Inggris, yang justru meningkatkan penjualan senjata kepada Arab Saudi. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*