Kapal lautTeheran, LiputanIslam.com — Dua kapal laut milik Amerika Serikat (AS) dan segenap krunya ditahan setelah terlihat di perairan Iran. Namun kru kapal akan segera dilepaskan, sebagaimana yang disampaikan oleh Pentagon.

“Kami telah melakukan kontak dengan Iran dan telah menerima jaminan bahwa awak kapal akan segera dilepaskan,” jelas juru bicara Pentagon, Peter Cook AP, seperti dilansir RT, (13/1/2016).

Kru kapal yang ditahan berjumlah 10 orang, dari Angkatan Laut AS. Mereka diamankan di Farsi Island, sebuah pulau yang berbatasan dengan Bahrain dan Kuwait. Iran menempatkan pangkalan di lokasi tersebut.

Pihak AS tidak menjelaskan dengan detail, apa sebab musababnya sehingga kapal-kapal tersebut sampai memasuki perairan Iran. Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah mendesak para pejabat Iran agar segera mengeluarkan rilis resmi.

Menurut Associated Press, seorang pejabat senior AS menyebut bahwa Kerry secara pribadi telah menghubungi Menteri Luar Negeri iran Javad Zarif agar bisa menemukan solusinya segera.

Sementara itu, The New York Times melaporkan bahwa salah satu dari kapal tersebut mengalami gangguan mekanik.

Farsnews melaporkan bahwa kapal AS telah masuk lebih dari satu mil ke perairan Iran sehingga akhirnya ditahan. Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran berkata bahwa pihaknya akan menyelidiki sistem GPS, untuk membuktikan bahwa kapal AS telah ‘mengintip’ ke dalam perairan Iran.

Farsnews juga melaporkan bahwa kapal AS yang ditahan tersebut dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 50. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL